Dampak Kurang Tidur pada Perkembangan Otak Anak
Dampak Kurang Tidur pada Perkembangan Otak Anak, foto : ilustrasi,orami.co.id --
Semakin banyak hutang tidur anak, semakin lelah juga mereka secara mental. Kurang tidur juga membuat otak anak melambat, sehingga perkembangannya jadi tidak optimal.
BACA JUGA:Cara Penyimpanan Daging Kurban Awet dan Tidak Cepat Membusuk
BACA JUGA:Sambut HUT Bhayangkara ke 78 Tahun, Polres Lahat Gelar Jalan Santai Bersama
Jumlah Waktu Tidur Anak yang Tepat
Jam tubuh anak atau juga disebut ritme sirkadian anak adalah siklus tubuh selama 24 jam yang memberi tahu anak kapan waktunya untuk tidur. Jam tubuh ini dipengaruhi oleh usia, yang seiring bertambahnya usia anak maka kebutuhan tidurnya juga semakin berkurang.
Canadian Pediatric Society telah mengeluarkan paduan umum tentang jumlah tidur yang dibutuhkan anak selama 24 jam, termasuk tidur siang.
Bayi usia 0 – 2 bulan: 16 hingga 18 jam per hari
Bayi usia 2 – 6 bulan: 14 hingga 16 jam per hari
Bayi usia 6 bulan – 1 tahun: 14 jam
Anak usia 1 – 10 tahun: 10 hingga 13 jam
Jumlah waktu tidur di atas hanyalah pedoman, karena kebutuhan tidur setiap anak tentu berbeda-beda.
BACA JUGA:Kalian Harus Tauh, Iniloha Peninggalan Sejarah dan Objek Wisata Yang Ada di Kota Bogor
BACA JUGA:Planet HD 100546 B Ukuran Nyaris Hampir Sama Matahari, Inilah Penemuan NASA
Cara Mengatasi Kurang Tidur pada Anak
Cara mengatasi kurang tidur pada anak tentunya membutuhkan koordinasi pada seluruh anggota keluarga di rumah. Cara terbaik adalah memberi contoh kebiasaan tidur yang sehat pada anak. Kamu juga bisa konsultasikan pada dokter jika anak alami insomnia parah untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.