Kenali Apa itu Malaria

Eka Haryanti,S.Pd,S.Kep,Ners.,M.Kes.--

3. Menjaga kebersihan lingkungan, dengan 

  • Membersihkan lingkungan dan peralatan rumah tangga secara rutin
  • Tidak membiarkan air tergenang di sekitar rumah
  • Menutup penampungan air jika sedang tidak digunakan
  • Tidak menggantung pakaian atau kain bekas pakai dekat tempat tidur

Pengobatan Malaria

Penyakit malaria bisa disembuhkan dengan penggunaan obat-obatan. Lama pengobatannya tergantung dari kapan dan lokasi seseorang terinfeksi, usia, dan kondisi (sedang hamil, komplikasi penyakit lainnya). Namun, secara umum penyakit malaria bisa disembuhkan dalam dua minggu dengan pengobatan yang tepat. Berikut adalah obat-obatan yang biasa digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria:

1. Pil Kina

Pil kina atau klorokuin fosfat merupakan obat untuk memerangi infeksi parasit. Namun, di banyak tempat parasit plasmodium sudah resisten terhadap klorokuin fosfat, sehingga bukan lagi merupakan pengobatan yang efektif.

2. Terapi Kombinasi Berbasis Artemisinin (ACT)

Kementerian Kesehatan RI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan Artemisinin-based Combination Therapy (ACT) sebagai pengobatan untuk menyembuhkan penyakit malaria. Terapi ini memadukan dua atau lebih obat untuk melawan parasit malaria dengan cara yang berbeda, seperti artemether-lumefantrine (Coartem) dan artesunate-mefloquine.

Jika malaria tidak diobati dan ditangani dengan baik, dapat mengakibatkan berbagai komplikasi yang membahayakan kesehatan, bahkan kematian. Beberapa gangguan kesehatan yang timbul jika malaria tidak diobati, antara lain

1. Anemia

Kerusakan sel-sel darah merah oleh parasit malaria lambat laun akan menyebabkan anemia parah.

2. Kerusakan pada otak

Kerusakan pada sel-sel darah merah dapat menyebabkan pembengkakan pada otak yang meningkatkan risiko kerusakan otak permanen, kejang hingga koma.

3. Kegagalan organ tubuh

Parasit penyebab malaria dapat menimbulkan gangguan pada fungsi organ tubuh, seperti ginjal, hati, dan limpa, yang dapat mengakibatkan kematian.

4. Gangguan pernapasan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan