Petani Merapi Area Belajar Budidaya Kopi
PT Muara Alam Sejahtara (MAS) Site Lahat menggelar Pelatihan Budidaya Kopi bagi Petani di Merapi Area.-foto: PT MAS-
Lahat Pos, Lahat - PT Muara Alam Sejahtara (MAS) Site Lahat menggelar Pelatihan Budidaya Kopi bagi Petani di Merapi Area, Kamis 21 Mei 2026. Pelatihan Budidaya Kopi ini berkolaborasi dan menghadirkan narasumber dari Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat diantaranya Martin Lusepa SSTP MM, Destiawaty Kartika SP, dan Hedriyansyah SP.
Hadir langsung Government Relation Section Head PT MAS Site Lahat, Nefri Ardha bersama bagian CSR PT MAS Syafrizal, Debi Fitria Voni, Dita, Saddam, dan jajaran lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini SSTP MSi, diwakili Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Martin Lusepa SSTP MM mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Dinas Perkebunan Lahat dan PT MAS, dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya petani kopi, khususnya masyarakat di wilayah ring 1 PT MAS.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para petani tidak hanya memahami teknik budidaya kopi yang baik dan benar, tetapi juga mampu menerapakannya secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil kopi daerah.
Lanjutnya, komoditi kopi memiliki potensi ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat Kabupaten Lahat. Oleh karena itu, penguatan pengetahuan, keterampilan dan pendampingan kepada petani menjadi hal yang sangat penting agar kopi lokal mampu memiliki daya saing yang lebih baik, baik ditingkat daerah maupun nasional.
Melalui narasumber yang kompeten di bidangnya, Martin Lusepa berharap peserta dapat mengetahui strategi dan kebijakan pengembangan kopi daerah, teknik budidaya kopi sesuai standar Good Agricultural Practices (GAP), teknik panen dan penanganan pasca panen kopi yang baik dan benar.
Nantinya, peserta akan mengikuti praktik lapangan untuk menggali keterampilan cara perbanyakan tanaman kopi melalui biji dan stek, teknik penyambungan atau grafting, dan teknik peremajaan tanaman kopi.
Martin Lusepa mengucapkan terima kasih kepada PT MAS yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan ini, dalam pengembangan sektor perkebunan khususnya komoditas kopi. “Kami juga mengharapkan kolaborasi ini terus berkelanjutan kedepan,” ujarnya.
Sementara, Government Relation Section Head PT MAS Site Lahat, Nefri Ardha mengapresiasi terlaksananya kegiatan pelatihan budidaya kopi ini, yang merupakan kolaborasi dan sinergi antara PT MAS dan Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat.
Pelatihan budidaya kopi salah satu upaya PT MAS dalam memberdayakan masyarakat di sekitar perusahaan, agar memiliki tambahan ilmu dan wawasan terhadap budidaya kopi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak hadir, mengikuti kegiatan ini. Khususnya bagi para peseta, mari manfaatkan waktu dan momen yang baik ini, untuk kita belajar bagaimana mulai menanam kopi hingga pasca tanam,” ujarnya.
Lanjutnya, PT MAS sebenarnya sedang mengembangkan teknik baru. Melihat potensi Kabupaten Lahat sebagai penghasil kopi terbesar, PT MAS akan memanfaatkan kulit kopi menjadi pengganti kulit sapi, untuk dikelola menjadi bahan dasar kulit sintetis. Nantinya, bisa menjadi bahan membuat seperti tas, ikat pinggang, dompet, dan sebagainya.
“Program ini sudah berhasil di Kalimantan. Mudah-mudahan melalui pelatihan ini, peserta dapat mengembangkan kopi yang ada. Apa yang kita coba di Kalimatan, akan kita rencanakan di Lahat,” ucapnya.