Tiga Rumah Ludes Dilalap Api, Pemkab Empat Lawang Hadir Ringankan Duka Warga Talang Meril

Pemberian bantuan kepada korban kebakaran di Desa Batu Raja Baru. Foto : Sumantri _ Koranlapos _ Lahat Pos--

LAHAT POS,EMPAT LAWANG - Duka menyelimuti warga Talang Meril, Desa Baturaja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, setelah kobaran api meluluhlantakkan tiga unit rumah pada Kamis (26/2) sore. 

Di tengah kepedihan para korban yang kehilangan tempat tinggal, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bergerak cepat menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya.

BACA JUGA:Tausyiah: Tiga Kebahagiaan Orang Berpuasa dari Allah SWT

Bantuan diserahkan langsung oleh Camat Tebing Tinggi Saparinda Joli bersama Camat Muara Saling Fredi dan tim Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang. 

Kehadiran mereka bukan sekadar membawa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, tetapi juga menyampaikan pesan empati dan penguatan moril bagi warga terdampak.

Berbagai bantuan seperti bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya disalurkan guna meringankan beban para korban yang kini harus memulai kembali dari titik nol. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan warganya tidak menghadapi musibah sendirian.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga bermula dari penggunaan racun nyamuk berbahan karpet telur yang dibakar di dalam rumah. Percikan api yang muncul kemudian menyambar material bangunan yang mudah terbakar dan dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Selain tiga rumah yang habis dilalap si jago merah, satu unit rumah lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar.

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi, Kemenag Lahat Kunjungi Orang Tua Pegawai Dirawat di Rumah Sakit

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Empat Lawang, Hendra Lezi SP MM, mengungkapkan bahwa enam personel langsung diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima. 

"Upaya penanganan awal dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus memastikan keselamatan warga sekitar," ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan alat atau bahan yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca yang cenderung ekstrem dan mempercepat rambatan api.

"Musibah ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan adalah benteng pertama dari bencana. Namun lebih dari itu, kebersamaan dan kepedulian menjadi cahaya harapan yang menguatkan warga Talang Meril untuk bangkit kembali," ujarnya. (smt)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan