KH Agus Sucipto: Ramadhan Fase Terbesar Dalam Kehidupan Kita

KH Agus Sucipto MPd menjadi khotib Sholat Jumat di Masjid Nurul Hidayah Tanjung Payang. Foto: dian/Lahat Pos.--

Lahat Pos, Lahat - Ramadhan merupakan bulan kebaikan dan keberkahan didatangkan oleh Allah SWT. Keburukan dihilangkan dan dijauhkan. Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda artinya, begitu Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan setan dibelenggu. (HR. Muslim).

Ramadhan bukan sekedar bulan ritual ibadah melainkan sarana pendidikan Rohani untuk membentuk jiwa yang lebih dekat kepada Allah SWT, dengan amalan yang baik dan mulia dalam kehidupan kita sehari-hari.

Jika Ramadhan dilewati tanpa adanya perubahan, maka kita telah kehilangan peluang besar yang mungkin tidak akan kita temui Kembali di waktu yang akan datang.

Pada hakikatnya, puasa Ramadhan adalah rahasia yang merupakan amal batin. Sebagaimana disebutkan oleh Imam Al Ghazali, bahwa puasa itu menahan diri, dan meninggalkan larangan-larangan puasa. Puasa pada hakikatnya sebuah rahasia, tidak ada amal yang tampak kepadanya. Kalau amalan lain dapat disaksikan dan dilihat oleh mahluk, maka ibadah puasa hanya dilihat oleh Allah SWT. Puasa adalah amal batin, murni kesabaran.

Ramadhan harus kita isi dengan target ibadah yang jelas, baik kualitasnya maupun kuantitas. Tanpa kesabaran dan perencanaan, Ramadhan bisa saja berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas perubahan dalam diri kita.

Agar Ramadhan tidak berlalu sia-sia, kita perlu mempersiapkan diri dengan kesungguhan niat dan kesadaran bahwa Ramadhan adalah kesempatan yang sangat berharga. Menetapkan target ibadah, menjaga istiqomah amal, dan menjaga hati dan perilaku menjadi bagian penting agar Ramadhan benar-benar membawa perubahan dalam diri kita.

Bila tidak menyia-nyiakan Ramadhan, insya Allah kita akan meraih pintu khusus Bernama Ar Royyan yang disediakan oleh Allah SWT bagi orang yang berpuasa di surganya nanti. Bagi Nabi Muhammad SAW bersabda artinya, sesungguhnya surga terdapat satu pintu yang disebut dengan pintu Ar Royyan, orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut pada hari kiamat kelak. Dan tidak ada seorang pun yang masuk lewat pintu tersebut selain mereka yang berpuasa. Lalu, Ketika ditanyakan kepada mereka, dimanakah orang-orang yang berpuasa? Mereka segera menghadap, tidak ada seorang pun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka yang berpuasa. Apabila semua mereka telah masuk, maka pintu ditutup, dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melewati pintu tersebut. (HR. Imam Bukhari).

Oleh karena itu, Ramadhan adalah momentum perubahan diri yang diberikan oleh SWT setiap tahun kepada kita. Mari kita menjadi Ramadhan sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih taat beribadah kepada Allah SWT. Pribadi yang lebih bermanfaat dengan sesame manusia.

Mari kita berlomba dalam kebaikan di bulan Ramadhan. Allah telah memerintahkan kita, untuk berlomba dalam kebaikan. Bagi setiap umat adat kiblat yang dia menghadap kearah-Nya, maka berlomba-lombalah kamu di dalam kebaikan dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Maka Allah senantiasa memberikan hidayah dan taufik kepada kita semua, dalam menjalani ibadah Ramadhan tahun ini. Semoga akan bisa memaksimalkan Ramadhan ini termasuk golongan orang-orang yang bertakwa.

Tausyiah ini disampaikan KH Agus Sucipto MPd, pada Khotbah Sholat Jumat di Masjid Nurul Hidayah Tanjung Payang. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan