Ekspedisi Arum Jeram Sungai Musi, Tantang Adrenalin Sekaligus Promosikan Wisata Empat Lawang

Tim HBB Polsri dan Sospala Kabupaten Empat Lawang saat melakukan ekspedis arum jeram di Kabupaten Empat Lawang, foto : Istimewa _ Koranlapos _ Lahat Pos--

LAPOS,Empat Lawang - Gemuruh air Sungai Musi yang menghantam bebatuan besar menjadi saksi keberanian para pemuda-pemudi pecinta alam dalam sebuah ekspedisi arung jeram yang menantang adrenalin.

Tim Mahasiswa Pecinta Alam Himpala Bahtera Buana (HBB) Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) berkolaborasi dengan KPA Solidaritas Pecinta Alam (Sospala) Kabupaten Empat Lawang menggelar ekspedisi arung jeram di Sungai Musi, Kabupaten Empat Lawang, pada pekan lalu.

BACA JUGA:Damkar Lahat Tunjukkan Kebaikan Tanpa Batas dalam Aksi Kemanusiaan

Kegiatan ini tidak sekadar menguji nyali para peserta, tetapi juga mengusung misi besar untuk memperkenalkan potensi wisata minat khusus di Kabupaten Empat Lawang yang dikenal dengan slogan “Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.”

Pemilihan waktu pada musim penghujan bukan tanpa pertimbangan. Bagi para pegiat olahraga arus deras (Orad), debit air yang tinggi justru menjadi tantangan utama yang dicari. Kondisi tersebut menghadirkan karakter sungai yang lebih hidup dan teknis, menuntut keterampilan serta kerja sama tim yang solid.

Lintasan pengarungan dimulai dari Kecamatan Pendopo hingga berakhir di jantung Kota Tebing Tinggi. Sepanjang puluhan kilometer perjalanan, tim dihadapkan pada variasi jeram dengan tingkat kesulitan menengah hingga grade ekstrem. 

Arus deras, pusaran air, serta turbulensi di beberapa titik memaksa seluruh peserta untuk tetap fokus dan menjaga ritme kayuhan agar perahu karet dapat melintasi jeram dengan aman.

Ekspedisi yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya berfokus pada petualangan. Para personel HBB Polsri dan Sospala juga memanfaatkannya sebagai ajang peningkatan kapasitas anggota. 

BACA JUGA:Tambah Wawasan Santri, Ponpes Modern Darussalam Lahat Gelar Majelis Rabuan

Di sela perjalanan, dilakukan simulasi dan pelatihan teknis guna memperkuat kemampuan dasar arung jeram serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Kabupaten Empat Lawang sendiri dianugerahi topografi yang unik. Aliran Sungai Musi di wilayah ini memiliki karakter yang jauh lebih menantang dibandingkan kawasan hilir, menjadikannya sangat potensial untuk pengembangan wisata petualangan. Namun, potensi tersebut hingga kini masih belum tergarap secara maksimal.

Deni, salah satu pengurus KPA Sospala, menegaskan bahwa ekspedisi ini merupakan bentuk kampanye untuk membuka mata masyarakat dan wisatawan terhadap potensi arung jeram di Empat Lawang.

“Sungai Musi di Empat Lawang sangat seru dan memiliki karakteristik yang unik untuk olahraga arus deras. Namun kami menyadari, Orad masih belum terlalu familiar bagi masyarakat umum. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuktikan bahwa Empat Lawang layak menjadi destinasi arung jeram favorit,” kata Deni.

BACA JUGA:Tenun Tuan: Dari Warisan Keluarga Menuju Asa Pelestarian Budaya Palembang

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan