Warga Bantaran Sungai Lematang Diminta Waspada
Iptu Chandra Kirana.--
Lahat Pos, Lahat - Intensitas hujan yang masih cukup tinggi membuat aparat keamanan dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
Kapolsek Merapi, Iptu Chandra Kirana, SH, mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Lematang serta sungai-sungai lainnya di Kabupaten Lahat agar lebih berhati-hati terhadap ancaman banjir dan bencana susulan.
Iptu Chandra menjelaskan, wilayah Merapi Area yang meliputi Kecamatan Merapi Barat, Merapi Timur, dan Merapi Selatan memiliki banyak desa yang berada di sepanjang aliran sungai. Selain itu, tidak sedikit warga yang menggantungkan aktivitas sehari-hari di sungai, baik untuk menyeberang menuju kebun maupun kepentingan ekonomi lainnya.
“Kondisi ini tentu berisiko saat hujan deras. Kami minta warga selalu waspada dan segera melapor ke pemerintah setempat, Polsek, atau Koramil jika debit air sungai naik secara tiba-tiba atau muncul ancaman lain seperti longsor dan pohon tumbang,” ujar Iptu Chandra, Jumat (9/1).
Kabupaten Lahat sendiri dikenal memiliki kondisi geografis yang didominasi perbukitan serta dialiri banyak sungai besar dan kecil, termasuk Sungai Lematang beserta anak-anak sungainya. Topografi tersebut menjadikan wilayah ini rawan banjir bandang dan tanah longsor, terutama pada musim hujan dengan curah hujan tinggi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lahat, H. Ali Afandi, memastikan pihaknya telah bersiaga menghadapi potensi bencana. BPBD juga telah menginstruksikan para camat untuk meneruskan imbauan kewaspadaan kepada pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami sudah mengingatkan camat dan desa agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan wilayah perbukitan,” katanya.
BPBD Kabupaten Lahat mengimbau masyarakat untuk terus memantau kondisi cuaca dan lingkungan sekitar, serta menghindari aktivitas berisiko saat hujan deras guna meminimalkan dampak bencana.