Pesan Bupati Kabupaten Lahat Bursah Zarnubi kepada Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Bupati Lahat Bursah Zarnubi menghadiri pelepasan mahasiswa KKN.-foto: yani/lahat pos-

Lahat Pos, Lahat - Bupati Lahat Bursah Zarnubi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yayasan Pendidikan Islam (STIT YPI) Lahat, di aula STIT, Kamis (8/1/2026). 

Sebanyak 42 mahasiswa yang akan diberangkatka ke 5 desa di Kabupaten Lahat, yang terbagi dalam 5 kelompok. Dengan waktu pelaksanaan 40 hari pada 8 Januari hingga 14 Februari 2026.

Ketua KKN STIT YPI Lahat Adi Putra MPd dalam laporannya, KKN ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dan bagian dari kegiatan intrakurikuler dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa, mempunyai bobot nilai akademik 4 SKS. 

"Tujuannya tentu dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat berilmu, terampil dan cakap serta bertanggung jawab atas kesejahteraan umat bangsa dan negara berdasarkan Pancasila kemudian mencetak sarjana, serta mendekatkan STIT YPI kepada masyarakat," ujarnya. 

Ketua STIT YPI Lahat, Taufiq Syakni MPdi mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati dan rombongan ini merupakan lanjutan baginya untuk senantiasa memotivasi selalu bermanfaat untuk terus bergerak. 

"Tapi pasti Insya Allah kami tidak bisa berbuat apa-apa hanya langkah-langkah kecil yang bisa kami lakukan dalam rangka mendukung program kita bersama yang sudah menjadi Bapak Bupati dan ibu wabup tentunya menata kota membangun desa," jelasnya. 

Ia juga berpesan kepada mahasiswa KKN untuk melakukan tugas-tugas seperti jangan ada lagi masjid-masjid yang kosonh, anak-anak kecil yang magrib magrib saat itu masih bermain di jalanan untuk Harapan Kita Dan inilah yang dapat disumbangkan dalam upaya menata kota membangun desa itu apapun.

Sementara itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi menegaskan, bahwa KKN ini bagian dari Tridarma perguruan tinggi, satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan menghasilkan mahasiswa yang terintegrasi dengan masyarakat. 

"Para mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, bersinergi dengan pemerintah desa, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama menjalankan KKN," ucap Bursah. 

Dikatakannya, manfaatkan kesempatan ini sebagai sarana belajar langsung di tengah masyarakat, terapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, serta jadilah agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan