BPS Kabupaten Lahat Perkuat Kolaborasi Statistik Sektoral Bersama Wakil Bupati Lahat

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat, Dedi Fahlevi, M.Si. melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H. -foto: BPS Lahat-

Lahat Pos, Lahat - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat, Dedi Fahlevi, M.Si. melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H. pada Jumat (28/11) di Ruang Wakil Bupati. Pada pertemuan tersebut juga turut dihadiri Kepala Bappeda Lahat, Feriansyah Eka Putra, S.T., M.M. 

Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Literasi Statistik di tingkat Pemerintah Daerah melalui kegiatan Asistensi dan Diskusi dalam Pembinaan Statistik Sektoral (Aksi Piral). Kegiatan ini sebagai wujud budaya kerja BPS yakni Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi (KKD) dengan membangun fondasi kolaborasi yang lebih berdampak.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BPS Kabupaten Lahat, menyampaikan peran strategis BPS dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, terutama terkait penyediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk perencanaan daerah.

Kepala BPS Lahat menyampaikan komitmen untuk memperluas dan memperkuat peran BPS dengan memberikan insight data strategis, seperti data kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, PDRB, Indek Pembangunan Manusia (IPM), ketenagakerjaan, dan lainnya.

 “BPS Kabupaten Lahat siap memperkuat integrasi data dan penguatan statistik sektoral melalui koordinasi intensif dengan perangkat daerah, termasuk pemantapan Satu Data Lahat. Perencanaan yang baik berawal dari data yang baik, dan sinergi ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” ujar Kepala BPS Lahat. 

Wakil Bupati Lahat menyambut baik komitmen ini dan menegaskan bahwa data statistik memiliki peran penting dalam memastikan efektivitas berbagai program pembangunan. Beliau menyoroti bahwa pemerintah daerah sedang menyiapkan sejumlah agenda prioritas, termasuk rekonstruksi sekolah, penguatan layanan kesehatan, ketahanan pangan, serta peningkatan mutu SDM.

“Semua program ini membutuhkan dukungan data yang kuat. Kami sangat mengapresiasi pendampingan BPS dalam memastikan data daerah semakin akurat dan terstruktur,” ujar Wakil Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappeda juga menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang yang diadakan tiap tahun akan mengundang BPS  sebagai narasumber untuk memperkuat integrasi data dalam proses perencanaan pembangunan. ”Komitmen terhadap Satu Data Desa juga akan ditingkatkan, di mana data-data strategis desa akan dimasukkan ke dalam sistem pendanaan desa sehingga tidak lagi bergantung pada APBD,” imbuhnya.

Pembahasan juga menyentuh isu strategis lain, seperti percepatan program perlindungan tenaga kerja lokal melalui penyusunan Perda dan pelaksanaan job fair setiap tahun. Program-program pelatihan seperti satpam, perkebunan, hingga pertambangan juga akan diarahkan agar tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang masuk kategori desil bawah.

Dari sisi infrastruktur sosial, pemerintah daerah menargetkan percepatan program rumah layak huni yang bekerja sama dengan kementerian terkait. Bantuan rumah yang sebelumnya sekitar 1.000 unit dari APBN, diharapkan dapat meningkat signifikan karena angka kebutuhan hunian layak masih cukup tinggi. Selain itu, rencana rehabilitasi RSUD dan fasilitas pendukungnya pada tahun 2026 juga dibahas sebagai prioritas daerah.

Wakil Bupati menekankan pentingnya data kemiskinan yang akurat dan terkontrol sebagai dasar intervensi program. Dengan berbagai program yang sedang dan akan dijalankan, beliau berharap angka kemiskinan di Kabupaten Lahat dapat ditekan lebih cepat dan lebih tajam. Untuk itu, sinergi dengan BPS menjadi kunci utama.

Audiensi berjalan hangat dan konstruktif, disertai komitmen untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi berkala antara BPS, Bappeda, dan Pemerintah Kabupaten Lahat demi pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan