Bursah Zarnubi Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Foto: Bupati Lahat, Bursah Zarnubi pimpin apel kesiapsiagaan hadapi bencana. -Koranlapos-Lahat Pos
Lahat Pos - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar Apel pasukan kesiapsiagaan, yang digelar di Halaman Pemkab Lahat, pada Rabu, (5/11/2025).
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Kapolri Sumatra Selatan menyampaikan bahwa kegiatan apel kesiapsiagaan ini bukan sekedar seremonial, bentuk nyata komitemen untuk melindungi masyarakat dan kelestarian alam Sumatra Selatan.
"Tingkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan. Lakukan pengecekan berkala terhadap seluruh peralatan dan sarana prasarana yang kita miliki, seperti perahu karet, mesin pompa air, alat pemadam api, drone patroli, dan alat komunikasi lainnya," ujarnya.
BACA JUGA:Luar Biasa! 196 Siswa SMPN 1 Lahat Terima Bantuan Seragam Sekolah
BACA JUGA:Pemkab Rapat Evaluasi GPM, Wabup Apresiasi Camat
Bursah juga menyampaikan, bencana adalah tanggung jawab bersama tidak ada institusi yang bisa bekerja sendirian. Perkuat koordinasi dan sinergi dengan TNI serta pemerintah daerah, manggala agni BMKG, Basarnas dan seluruh masyarakat.
Berdasarkan data Polda Sumsel, sejumlah wilayah di Sumatera Selatan sempat mengalami bencana selama September hingga Oktober 2025.
Di antaranya, Banyuasin mengalami dua kali terpaan angin kencang yang berdampak pada 35 KK atau 113 jiwa. Sementara di Kota Pagar Alam, terjadi dua kali bencana, termasuk satu kali banjir bandang yang merendam lima rumah serta satu kebakaran yang menimpa satu rumah dengan empat jiwa terdampak.
Kemudian, kota Palembang bulan September 1 kali angin kencang korban 1 KK, korbam memderita 3 jiwa, sementara di Lahat sendiri pada bulan Oktober terjadi 1 kali tanah longsor.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lahat turut melakukan pemeriksaan peralatan kesiapsiagaan bencana yang disiagakan oleh BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, serta TNI-Polri.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesiapan logistik dan sumber daya dalam upaya tanggap darurat di bumi Seganti Setungguan. (yni)